Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia, Undiksha Singaraja

welcome

Untuk Kritik dan Saran

e-mail :

jurdik.kimia@gmail.com

&

Ketua HMJ

Pendidikan Kimia

081936477870

  • Home
  • Jurusan Pendidikan Kimia
  • Visi dan Misi
  • Sarana dan Prasarana
  • Dosen dan Tenaga Pendukung
  • Kurikulum
  • Galeri Kegiatan

Welcome


           Selamat datang di website jurusan pendidikan kimia. Jurusan pendidikan kimia merupakan salah satu jurusan yang terdapat di Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) Singaraja. Tujuan pembuatan website ini adalah untuk mempublikasikan jurusan pendidikan kimia di dunia maya (internet) dengan maksud untuk meningkatkan minat dan daya tarik siswa-siswi SMA agar melanjutkan jenjang pendidikannya di perguruan tinggi khususnya Jurusan Pendidikan Kimia. Banyak informasi mengenai jurusan pendidikan kegiatan serta kegiatan - kegiatan yang dilakukan atau diprogramkan, so please enjoy this website

 

INFO LKTI

Pengumuman Finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah ( LKTI) serangkaian Hut ke XXIX HMJ Pendidikan Kimia "Visvitalis" dapat di unduh dilink Ini
http://www.mediafire.com/?q4baycvq2bkrq0q

Contact Person:

I Dewa Gede Dwi Prabhasastra Kusumua ( HP. 085 739 757 911 )

Ni Wayan Yuliandewi  (HP. 085 638 311 60)

Putu Candra Yuni Artini (HP. 085 792 238 158)

 


Jurusan Pendidikan Kimia

Jurusan Pendidikan Kimia merupakan salah satu jurusan yang terdapat di Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) Singaraja. Jurusan Pendidikan Kimia memperoleh nilai B dalam Sertifikasi Akreditasi yang yang dikeluarkan oleh BAN-PT Nomor: 022/BAN-PT/Ak-VI/S1/VIII/2003, tanggal 20 Agustus 2003. 
Tujuan Jurusan Pendidikan Kimia adalah untuk mendidik dan menghasilkan lulusan yang berjiwa Pancasila, memiliki integritas kepribadian tinggi, bertanggung jawab, memiliki kemampuan akademik dan profesional tinggi, tanggap terhadap perkembangan sains dan teknologi, serta mampu mengamalkan keprofesiannya bagi kepentingan bangsa dan negara.

Visi dan Misi Jurusan Pendidikan Kimia

Visi Jurdik Kimia adalah sebuah jurusan yang dapat menghasilkan tenaga kependidikan kimia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkemampuan akademis profesional, mampu bersaing di pasar kerja dalam kependidikan, sebagai pusat kajian dan pengembangan pendidikan kimia, serta sebagai pusat layanan sains dan pembelajaran kimia. Misi Jurdik Kimia adalah menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara efektif, efisien, dan berkualitas, didukung oleh suasana akademik yang kondusif dan humanis agar dapat menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi dan diterima oleh masyarakat global.  Tujuan Jurdik Kimia adalah untuk mendidik dan menghasilkan lulusan yang berjiwa Pancasila, memiliki integritas kepribadian tinggi, bertanggung jawab, memiliki kemampuan akademik dan profesional tinggi, tanggap terhadap perkembangan sains dan teknologi, serta mampu mengamalkan keprofesiannya bagi kepentingan bangsa dan negara.

Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana yang dimiliki Jurdik Kimia untuk mendukung pembelajaran dan membangun suasana akademik sudah cukup memadai. Ruang kuliah Mahasiswa Kimia yakni 2 Ruangan Kuliah Umum, dan 4 Laboratorium (Lab. Kimia Dasar (Anorganik), Lab. Kimia Organik, Lab. Kimia Analitik, Lab. Media yang biasanya juga dipakai sebagai ruang kuliah. Ruangan kuliah juga memiliki fasilitas yang cukup bagus, yakni AC dan LCD. Ketersediaan ruang dan fasilitas laboratorium untuk keperluan praktikum dan penelitian sudah cukup memadai, termasuk keberadaan instrumen seperti Spectrofotometer UV-VIS, Spectrofotometer Serapan Atom (AAS), dan Kromatografi Gas (GC). 

Dosen dan Tenaga Pendukung

Dalam upaya untuk mencapai tujuan tersebut, telah dilakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kualifikasi staf akademik.  Dari 20 orang staf dosen yang ada di Jurdik Kimia, sebanyak 5 orang (25%) berkualifikasi S-3 (3 orang kimia murni, dan 2 orang kependidikan); 14 orang (70%) berkualifikasi S-2 (10 orang kimia murni, dan 4 orang kependidikan); sisanya hanya 1 orang (5%) masih berkualifikasi S-1.  Pada tahun 2008, jumlah staf yang sedang mengikuti studi S-3 sebanyak 7 orang (3 orang kimia murni, dan 4 orang kependidikan).  Dari seluruh staf yang ada, baru 1 orang menyandang jabatan guru besar.  Tingkat kualifikasi tersebut dipandang telah memadai ditinjau dari proporsi dan spesialiasi staf.  Selanjutnya, jumlah mahasiswa yang aktif di Jurdik Kimia pada tahun 2008 ini sebanyak 117 orang, dengan rasio dosen: mahasiswa = 1 : 6.

Kurikulum

Kurikulum Jurdik Kimia disusun sesuai dengan visi dan misi jurusan yang sudah dirumuskan dalam bentuk Standar Kompetensi Lulusan (SKL).  Penyusunan kurikulum Jurdik Kimia mengacu pada UU Sisdiknas, PP Standar Pendidikan Nasional, UU Guru dan Dosen, serta Standar Kompetensi Guru Pemula (SKGP).  Dengan mempertimbangkan dinamika perundang-undangan yang berlaku dan implikasinya terhadap kebutuhan lapangan, maka Kurikulum Jurdik Kimia senantiasa ditinjau ulang dan diperbaharui.  Terakhir dilakukan reorientasi dan restrukturisasi kurikulum, dari Kurikulum 2002 yang memuat Kompetensi Alternatif menuju Kurikulum 2006 yang memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional. 

Jalur Penerimaan Mahasiswa
Terdapat 2 jenis mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia yakni Kelas Reguler dan Kelas RKBI. Kelas Reguler adalah kelas mahasiswa dimana pembelajaran diutamakan dengan 1 bahasa yakni bahasa Indonesia namun tidak menutup kemungkinan pembelajaran juga dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris. Sedangkan, kelas RKBI adalah kelas untuk mahasiswa Kimia dimana pembelajaran menggunakan dua-bahasa yakni bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dimana bahasa Inggris lebih diutamakan. Seleksi penerimaan mahasiswa Regules dilakukan melalui dua jalur, yaitu jalur PMJK dan jalur SNMPTN. Jalur PMDK adalah jalur penerimaan yang menggunakan prestasi-prestasi dan nilai raport yang diraih pada saat jenjang SMA. Sedangkan jalur SNMPTN adalah jalur nasional yang menggunakan tes kemampuan Dasar (Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris) dan Tes Kemampuan IPA (Matematika, Kimia, Biologi, Fisika, dan IPA Terpadu).
Mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia berasal dari berbagai daerah yang tersebar di 8 Kabupaten dan 1 Kotamadya di provinsi Bali, serta berasal dari pulau lain seperti Pulau Jawa, dan Lombok. Kemampuan akademik Mahasiswa Kimia juga tergolong sedang, dan sering meraih prestasi di tingkat lembaga, maupun nasional terutama di bidang ilmiah.

Visi dan Misi

Visi

Visi Jurusan Pendidikan Kimia adalah sebuah jurusan yang dapat menghasilkan tenaga kependidikan kimia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berkemampuan akademis profesional, mampu bersaing di pasar kerja dalam kependidikan, sebagai pusat kajian dan pengembangan pendidikan kimia, serta sebagai pusat layanan sains dan pembelajaran kimia.
Misi Jurdik Kimia adalah menyelenggarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara efektif, efisien, dan berkualitas, didukung oleh suasana akademik yang kondusif dan humanis agar dapat menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing tinggi dan diterima oleh masyarakat global.  


Sasaran

Sejalan dengan misi yang diemban, sasaran yang hendak dicapai oleh Jurdik Kimia adalah dihasilkannya lulusan yang memenuhi Standar Kompetensi Lulusan sebagai berikut (Pedoman Studi Undiksha tahun 2006).  

  1. Memiliki wawasan kependidikan dan managemen sekolah.
  2. Memahami karakteristik peserta didik.
  3. Memahami teori belajar dan pembelajaran kimia.
  4. Menguasai asesmen dan evaluasi hasil belajar kimia.
  5. Menguasai materi kimia secara luas dan mendalam.
  6. Mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran kimia dan penilaiannya secara efektif, efisien, dan kontekstual.
  7. Terampil dalam melaksanakan dan merancang praktikum dan penelitian.
  8. Terampil memanfaatkan perangkat teknologi informasi dan komunikasi.
  9. Mampu berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien.
  10. Mampu mengelola laboratorium kimia sekolah.
  11. Mampu membimbing pengembangan karir peserta didik.
  12. Memiliki keyakinan dan ketaqwaan sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaan yang dianut.
  13. Bersikap dan berprilaku positif terhadap peserta didik.
  14. Memiliki kemandirian dan beretos kerja tinggi.
  15. Memiliki kesadaran dan wawasan dalam bermasyarakat dan bernegara.
  16. Memiliki sikap ilmiah.

 

Tujuan

Sejalan dengan tujuan lembaga dan misi yang diemban oleh jurusan, tujuan Jurdik Kimia adalah meningkatkan kinerja dan produktivitas civitas dari waktu ke waktu, agar memperoleh pengakuan sebagai lembaga penyelenggara pendidikan tinggi yang berkualitas dari perspektif akademik dan sosial.

 

 

Sarana dan Prasarana

  • Ruang Kulyah

Ruang kulyah jurusan pendidikan Kimia berada di Gedung B 107 dan B 210, Fakultas Matematika dan Ilmu pengetahuan Alam, dimana setiap ruang kulyah dilengkapi dengan fasilitas seperti AC, LCD Proyektor, White Board, Kursi.

  • Laboratorium

Jurusan Pendidikan Kimia memilki 4 buah laboratorium, yaitu Laboratorium Kimia Dasar, Laboratorium Organik, Laboratorium Analitik dan Laboratorium media. laboratorium yang tersedia sudah dilengkapi dengan fasilitas - fasilitas yang sesuai seperti bahan untuk praktikum, alat untuk praktikum, serta komputer.

  • Internet

Pemberian jasa wifi bagi seluruh mahasiswa jurusan pendidikan kimia yang tersevar ke titik - titik strategis yang memudahkan mahasiswa untuk dapat mengakses data, informasi via internet.

TENAGA PENGAJAR

 

Sistem rekrutmen dan seleksi dosen dan tenaga pendukung

Sistem rekrutmen dan seleksi dosen dan tenaga pendukung mengikuti sistem yang dibuat oleh Undiksha dengan mengacu pada peraturan pemerintah.  Sistem tersebut juga mempertimbangkan kepentingan jurusan, terutama spesialisasi calon dosen dan tenaga pendukung yang diperlukan jurusan.


Pengelolaan dosen dan tenaga pendukung

Untuk mengoptimalkan SDM yang dimiliki Jurdik Kimia, setiap personil dapat memberikan kontribusinya secara optimal dalam penyelenggaraan Jurusan, maka spesialisasi, pengalaman mengajar, dan pemerataan beban tugas dari staf dosen sangat diperhatikan.  Dengan model pengelolaan seperti ini diharapkan setiap dosen akan dapat mengembangkan potensi dan kapasitas dirinya dalam berkarir di Jurdik Kimia Undiksha. Tugas-tugas sebagai pembimbing akademik dilakukan secara merata, sedang tugas-tugas sebagai pembimbing skripsi didasarkan pada bidang keahlian dosen bersangkutan dan juga dilakukan dengan pemerataan (prinsip keseimbangan profesional dan proporsinal). Tenaga laboran difungsikan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan praktikum di laboratorium. 

Daftar Dosen dan Tenaga Pendukung

Profil dosen dan tenaga pendukung

Jurdik Kimia memiliki tenaga dosen sebanyak 20 orang dan tenaga laboran 2 orang.  Kualifikasi dosen Jurdik Kimia dilihat dari pendidikan dan spesialisasinya tergolong sangat memadai.  Staf dosen sebanyak 5 orang (25%) berpendidikan S3, 14 orang (70%) berpendidikan S2, dan hanya satu orang saja (5%) masih S1.  Jadi, jumlah dosen yang berpendidikan S2 dan S3 sebanyak 19 orang (95%).  Dari 14 orang dosen yang berpendidikan S2, sebanyak 7 orang sedang mengambil S3 di berbagai perguruan tinggi papan atas di Indonesia.  Dari enam orang yang mengambil S3 tersebut, 3 orang mengambil spesialisasi bidang murni terkait dengan kimia dan 4 orang spesialisasi pendidikan kimia.  Sedangkan, yang 1 orang berpendidikan S1 tahun ini akan mengambil S2 di UGM dalam bidang kimia dan sudah ada beasiswanya.  Dari 5 orang dosen S3, 3 orang lulusan luar negeri dan 2 orang lulusan dalam negeri, dengan spesialisasi 1 orang kimia organik, 1 orang kimia anorganik, 1 orang biokimia, dan 2 orang pendidikan sains (kimia).
Kesesuaian SDM dilihat dari bidang keahlian sudah baik, dengan sebaran sebagai berikut. Dari 14 orang staf dosen yang berpendidikan S2, 10 orang tamatan kimia murni, yaitu: 2 orang dengan spesialisasi biokimia, 1 orang kimia organik, 3 orang dengan spesialiasasi kimia analitik, 1 orang kimia lingkungan, dan 3 orang kimia fisika; serta 4 orang tamatan kependidikan, dengan spesialisasi: 2 orang pendidikan kimia, 1 orang managemen pendidikan, dan 1 orang evaluasi pendidikan.  Dari 5 orang staf dosen yang berpendidikan S3, masing-masing dengan spesialiasasi pendidikan IPA 2 orang; serta kimia organik 1 orang, kimia anorganik 1 orang, dan biokimia 1 orang.
Dengan jumlah dosen sebanyak 20 orang dengan profil seperti diuraikan di atas, maka sudah dapat dikatakan cukup untuk mengasuh matakuliah yang ada dengan jumlah mahasiswa sebanyak 117 orang, rasio dosen : mahasiswa = 1 : 6.  Namun jumlah laboran yang ada, sebanyak 2 orang, masih belum cukup untuk dapat membantu jalannya praktikum di Jurdik Kimia, di mana praktikum diselenggarakan pada 4 laboratorium dan 11 mata kuliah praktikum.


Karya akademik dosen (hasil penelitian, karya lainnya)

Sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi, selain mengajar sebagai tugas utama, dosen Jurdik Kimia juga melaksanakan penelitian dan publikasi.  Terkait dengan penelitian, rata-rata setiap dosen Jurdik Kimia terlibat dalam penelitian setiap tahun.  Selama lima tahun terakhir (2003-2007) keterlibatan dosen cukup tinggi, sebanyak 102 penelitian telah dilakukan.  Terkait dengan publikasi selama lima tahun terakhir (2003-2007) dosen Jurdik Kimia terlibat dalam 66 judul publikasi, yang tersebar dalam jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional.


Peraturan kerja dan kode etik

Sistem kerja diatur berdasarkan aturan kerja yang ditetapkan oleh lembaga secara khusus dan menurut peraturan pemerintah.  SDM yang ada di Jurdik Kimia tunduk pada kode etik yang telah ditetapkan oleh lembaga dan dalam pelaksanaannya mengacu pada pedoman studi.


Pengembangan staf

Pengembangan staf yang ditempuh oleh Jurdik Kimia melalui kegiatan studi lanjut, magang, dan pelatihan.  Jumlah staf dosen di Jurdik Kimia yang sedang mengikuti studi lanjut S3 sebanyak 7 orang, dengan rincian: 4 orang mengikuti pendidikan kependidikan (2 orang di UM, dan 2 orang di UPI), serta 3 orang non kependidikan (masing-masing 2 orang di IPB, dan 1 orang di UNUD).  Staf dosen yang mengikuti program magang/ pelatihan cukup banyak jumlahnya untuk bidang penelitian dan pengajaran kimia, komputer kimia, instrumentasi, analisis air, evaluasi pendidikan pengajaran kimia dasar, dan praktikum kimia dasar.

 

Keberlanjutan pengadaan dan pemanfaatannya.

Selama lima tahun terakhir Jurdik Kimia hanya menambah 1 orang dosen dan tidak ada penambahan tenaga lainnya. Semua dosen dan tenaga yang ada dimanfaatkan secara optimum sesuai dengan bidangnya.

Kurikulum


Kurikulum Jurdik Kimia disusun sesuai dengan visi dan misi jurusan yang sudah dirumuskan dalam bentuk Standar Kompetensi Lulusan (SKL).  Penyusunan kurikulum Jurdik Kimia mengacu pada UU Sisdiknas, PP Standar Pendidikan Nasional, UU Guru dan Dosen, serta Standar Kompetensi Guru Pemula (SKGP).  Dengan mempertimbangkan dinamika perundang-undangan yang berlaku dan implikasinya terhadap kebutuhan lapangan, maka Kurikulum Jurdik Kimia senantiasa ditinjau ulang dan diperbaharui.  Terakhir dilakukan reorientasi dan restrukturisasi kurikulum, dari Kurikulum 2002 yang memuat Kompetensi Alternatif menuju Kurikulum 2006 yang memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional. 
Pembelajaran dilakukan oleh dosen secara sistematis berorientasi pada tujuan perkuliahan yang ditetapkan berdasarkan Satuan Acara Perkuliahan (SAP). Dengan SAP, setiap pembelajaran yang dilaksanakan dosen telah terarah dengan strategi dan metode tertentu.  Pengembangan metode dan strategi pembelajaran dilakukan sesuai dengan fasilitas pembelajaran yang ada, serta dikaitkan dengan content dan context local.  Dosen melakukan tugas pembelajaran sesuai dengan disiplin ilmunya dan juga mempertimbang-kan beban kerjanya (prinsip keseimbangan profesional dan proporsional. 


Hubungan Kelompok Kompetensi, SKL, dan Mata Kuliah Jurdik Kimia



No

Kelompok Kompetensi

Standar Kompetensi Lulusan (SKL)

Mata Kuliah

1

Kompetensi pedagogik

  • Memiliki wawasan kependidikan dan manajemen sekolah.
  • Memahami karakteristik peserta didik.
  • Memahami teori belajar dan pembelajaran kimia.
  • Menguasai asesmen dan evaluasi hasil belajar.
  • Mampu merancang dan melaksanakan pembelajaran kimia dan penilaiannya secara efektif, efisien, dan kontekstual.
  • Bersikap dan berprilaku positif terhadap peserta didik.

 

Pengantar Pendidikan, Manajemen Pendidikan
Perkembangan Peserta Didik.
Belajar dan Pembelajaran.
Asesmen dan Evaluasi Hasil Belajar.
Mengajaran Mikro, PPL

 

Profesi Kependidikan,  Strategi Belajar Mengajar.

2

Kompetensi profesional

  • Menguasai materi kimia secara luas dan mendalam.
  • Mampu mengelola laboratorium kimia sekolah.
  • Mampu membimbing pengembangan karir peserta didik.
  • Terampil dalam melaksanakan dan merancang praktikum dan penelitian.
  • Terampil memanfaatkan perangkat teknologi informasi dan komunikasi.

 

Seluruh Matakuliah Keahlian Berkarya (MKB).
Seluruh MK Praktikum.
Perkembangan Peserta Didik didukung MKB.
Seluruh MK Praktikum, PPL, Metodelogi Penelitian, dan Skripsi.
Komputer I dan II, Media Pembelajaran Kimia, Seminar Kimia. 

3

Kompetensi kepribadian

  • Memiliki keyakinan dan ketaqwaan sesuai dengan ajaran agama dan kepercayaan yang dianut.
  • Memiliki kemandirian dan beretos kerja tinggi.
  • Memiliki sikap ilmiah.

 

Pendidikan Agama.

Skripsi, PPL, dan MK lainnya.
Seluruh Mata Kuliah.

4

Kompetensi sosial

  • Mampu berkomunikasi dan berinteraksi secara efektif dan efisien.
  • Memiliki kesadaran dan wawasan dalam bermasyarakat dan bernegara.

 

Seminar, Mikroteaching, PPL, dan Skripsi.
KKN/KKL

Galeri Kegiatan Jurusan

Under Contruction

Design By : KSR Chem - 09